Small, Underestimated, Yet Full of Influence.

Youth atau kaum muda, apa yang ada dipikiran kebanyakan orang ketika mendengar kata-kata ini? Tidak sulit ditebak. Pemalas, liar, labil, berantakan, pemberontak, gadget, energy, percaya diri, talenta, kesenangan, dan lain-lain. Ya, semua kata diatas memang senantiasa menjelaskan apa yang ada dipikiran kebanyakan orang tentang kami. Semua yang positif dan negatif ada di dalam diri seorang kaum muda. Sayangnya, ada beberapa dari kaum muda yang tidak mampu memanfaatkan hal-hal diatas dengan baik dan bijaksana. Namun ada juga yang mempertahankan hal-hal positif mereka dan akhirnya berdampak besar bagi dunia. Membahas tentang hal ini, menyenangkan dan menantang bukan?

Seringkali dunia menggelengkan kepala atas ulah-ulah kami yang bisa dibilang keterlaluan dan sudah di luar batas. Media juga gemar menyorot kelakuan kami yang khilaf. Perlu diketahui bahwa ada faktor-faktor dibalik kejadian ini. Banyak Whys, dan Hows. Pertama, mengertilah bahwa kami ini orang muda yang tidak lepas dari kelabilan yang dilengkapi dengan emosi. Namun, sekarang terserah anda ingin terus-terusan menyorot hal-hal diatas, atau yang ini….

Lambertus Darian :
– Pendiri Komunitas Bisnis Anak Muda.
– Omset penjualan 95 juta / bulan.
– Pemegang 25% saham perusahaan.
– Distributor dari berbagai produk.

Wow, begitu banyak yang bisa dilakukan kaum muda yang berdampak bagi Negara dan dunia. Anda patut menggelengkan kepala atas karya kaum muda. Sekarang bagaimanakah caranya supaya kita juga dapat ikut berpartisipasi dalam memberikan dampak yang positif bagi dunia ini?

Less Dependent

Pertama- tama anda sebagai kaum muda, harus sadar walaupun anda kecil, orang-orang terlalu sering meremehkan anda, tetapi ingatlah bahwa anda adalah penerus bangsa maka anda harus membawa dampak yang baik bagi Negara. Menurut saya, anda dapat mulai dari hal-hal yang kecil seperti membiasakan untuk membereskan kamar, barang-barang, peralatan sekolah, lalu hal-hal lainnya yang berkaitan dengan kemandirian. Tidak selamanya anda dapat terus-terusan bergantung pada orangtua. Lalu anda juga bisa belajar untuk menyisihkan sedikit dari uang saku anda untuk ditabung. Kenapa? Karena anda tidak tahu apa yang kelak akan terjadi di kehidupan anda. Jadi alangkah baiknya bila kita berjaga-jaga. Proses ini juga dapat melatih kita untuk berhemat. Ya, mungkin ayah anda pengusaha besar, atau mungkin ayah anda konglomerat. Ada pepatah yang mengatakan bahwa apel tidak jatuh jauh dari pohonnya.Tentunya semua kaum muda ingin menjadi sukses seperti orang tuanya kelak di masa depan. Namun, ada banyak faktor penghambat keberhasilan di dunia ini. Belum tentu kalau orangtuanya sukses, anaknya sudah pasti sukses juga. Jadi alangkah baiknya kalau anda belajar untuk tidak bergantung pada orangtua. Lalu setelah itu kamu dapat membantu ibu memasak, atau bersih-bersih di rumah. Dari hal-hal kecil ini sedikit banyak akan berpengaruh pada masa depan anda.

Dare to dream

Kagum rasanya kalau melihat young entrepreneur, serta penggebrak muda di dunia. Jika selama ini kita hanya bisa melihat dari jauh dan berangan-angan, itu baik karena kita harus berani bermimpi. Tentukan target dan mulai untuk mewujudkannya. Susah? Siapa yang mengatakan bahwa itu mudah? anda pikir figur yang selama ini anda kagum-kagumi dengan gampangnya berada diposisi mereka sekarang ini? Percayalah mereka juga mengalami kesulitan. Beranilah bermimpi kaum muda. Karena segala yang anda impikan sekarang ini bukanlah sesuatu yang tidak mungkin. Hal lain yang harus diperhatikan adalah mengenali talenta. Tuhan sudah memberikan kita talenta, dan berharap kita akan mengembangkan benih yang telah Ia tabur didalam kita. Tugas kita adalah untuk mencari, dan mengembangkannya. Don’t waste your time for something you’re not. Janganlah menyia-nyiakan waktu untuk sesuatu yang sebenarnya bukan anda. Contohnya, anda suka melihat artis dan ingin menjadi terkenal sepertinya. anda sadar anda tidak memiliki kemampuan acting, menyanyi, maupun menjadi host. Lalu anda memaksakan diri untuk bisa menyanyi padahal anda tidak pernah menyukai hal tersebut. Kaum muda, anda dapat menjadi terkenal tetapi dalam bidang anda sendiri. Jika talenta anda di bidang design, bermainlah dengan design. Jika talenta anda di bidang musik, berkaryalah dengan musik. Tekuni hal tersebut dan saya yakin akan membuahkan hasil. Sedikit berbagi pengalaman. Dulu saya sangat ingin mempunyai handphone karena melihat teman-teman sudah memegang handphone. Namun pada saat itu umur saya adalah delapan tahun. Orangtua saya menganggap bahwa anak seumuran saya belum pantas memiliki handphone. Jangankan menyalahgunakannya, cara menggunakannya saja belum mengerti. Maka saya merasa saya harus membuktikan bahwa saya benar-benar ingin memilikinya. Jadi saya menempelkan gambar handphone di samping tempat tidur saya, meyakini bahwa suatu saat saya akan punya handphone. Saya optimis sampai suatu saat orangtua berubah pikiran dan akhirnya membelikan saya handphone. Kaum muda, pengalaman saya adalah contoh kecil dari pembahasan saya ini. Jadi, jangan takut untuk bermimpi!

Taking Chances

Dunia sangat pandai menawarkan kesempatan-kesempatan yang menguntungkan sampai dengan yang beresiko. Saya ingin menyampaikan bahwa begitu banyaknya aturan-aturan di dunia yang terkadang mengundang para kaum muda ini untuk melanggarnya, sehingga kaum muda dicap sebagai rule breaker. Contoh kecil, ada beberapa sekolah yang tidak mengijinkan murid-muridnya untuk membawa handphone. Sedangkan murid-murid ini diperbolehkan membawa laptop dan tablet berikut dengan modemnya (internet). Murid-murid akan mulai berpikir mengapa sekolah memperbolehkan membawa laptop beserta dengan modem tetapi handphone tidak diijinkan. Padahal bagi yang mengerti teknologi, laptop dan tablet bisa digunakan untuk berkomunikasi juga. Fungsi dari ketiga gadget ini sama. Hal ini yang terkadang membuat siswa menyeleweng dan dengan secara tersembunyi membawa handphone ke sekolah. Karena memang lebih praktis dan memudahkan mereka daripada laptop dan tablet. Saya sedang tidak membahas tentang melanggar peraturan bila ada kesempatan. Mengambil kesempatan adalah hal yang baik. Ada pepatah yang mengatakan kesempatan tidak datang dua kali. Kita harus mengerti bahwa Tuhan memberikan benih yaitu adalah untuk dikembangkan, dan Tuhan pastinya akan menyediakan sarana untuk kita mengembangkannya. Jangan ragu untuk mengambil kesempatan-kesempatan yang dunia tawarkan meskipun itu beresiko. Karena pada akhirnya bisa saja anda menyesali kesempatan yang tidak anda ambil. Namun terkadang memang sulit untuk kita dapat mengerti mengapa hal yang unik, yang inovatif, yang kecil, yang diluar batas tidak dapat diterima di dalam masyarakat. dancers_arrested (Sumber : http://media.nbcwashington.com/images/621*349/dancers_arrested.jpg) Sedikit berbagi tentang artikel yang saya baca di Internet. Remaja bernama Mary Oberwetter beserta timnya mengadakan flash mob (sekelompok orang yang berkumpul pada waktu dan tempat yang telah ditetapkan untuk melakukan sesuatu secara bersamaan) Slow Dancing di perayaan Memorial of Thomas Jefferson yang merupakan presiden ke 3 dari negara Amerika. Sejumlah remaja ini hanya berusaha mengambil kesempatan untuk menunjukan keterlibatan mereka dalam hari peringatan presiden ke-3 ini. Namun sejumlah polisi langsung menangkap mereka karena menari tanpa ijin. Siapa yang mengira bahwa hanya dengan menari dapat menyebabkan kekacauan yang tidak diinginkan. Inilah yang saya katakan terkadang aturan-aturan di dunia yang mengikat kreativitas kaum muda. Saya sangat berharap dunia akan lebih terbuka dalam hal ini.

You are bulletproof

Kita melihat idola kita berhasil menginspirasi banyak orang dan mengubah mindset mereka. Selama ini, kebanyakan dari kita hanya melihat hal-hal menyenangkan yang mereka alami. Seperti ketenaran, barang mewah, beribu fans yang menyerbu mereka, dan kalau untuk fashion blogger, mereka sering mendapatkan barang endorse (kerjasama yang dibangun antara online shop dengan public figure/artis, sebagai ajang promosi dengan cara online shop memberikan produknya gratis ke artis, lalu berfoto dengan produk tersebut dgn testimoni). Namun tujuan saya adalah untuk mengajak anda semua untuk melihat apa yang ada dibalik kesuksesan mereka.

Siapa yang tidak kenal wanita tangguh ini? Penyanyi asal Amerika ini ternyata memiliki masa lalu yang sangat tidak menyenangkan. Demi Lovato dibully dan dijauhi teman-temannya karena ia gemuk dan culun yang menyebabkan dirinya menjadi insecure (tidak percaya diri, membenci diri sendiri karena tidak cukup baik). Ia mengaku berhenti makan pada saat umurnya yang ke 12 tahun dan menjadi kurus kering. Demi berkata ia takut akan makanan sehingga ia memiliki penyakit Eating Disorder. Tidak jarang Demi melukai dirinya sendiri karena dihantui pikiran bahwa ia tidak pantas hidup. Dari kisah Demi Lovato ini kita dapat mengambil kesimpulan bahwa dibalik kesuksesan pasti ada kesulitan. Ketika dunia mendengar ceritanya, Demi menginspirasi banyak orang karena ketangguhannya sebagai korban bully. Seringkali Demi mengkampanyekan serta membuat organisasi-organisasi Anti Bullying. Ternyata sangat banyak kaum muda lainnya yang terselamatkan dari perasaan insecure yang berujung pada bunuh diri. Maka dari itu, salah satu cara bagi kaum muda yang ingin membawa dampak besar bagi dunia adalah TAHAN BANTING. You are Bulletproof! Peluru maupun massa sekuat apapun tidak mampu mematikan semangat anda. Diperlukan keberanian bagi kaum muda untuk berjasa ditengah dunia yang serba menghakimi ini. Tetapi saya yakin kaum muda tidak akan berhenti sampai disini saja. Kemandirian yang telah dibangun akan berdampak besar pada tujuan hidup seseorang. Bermimpilah setinggi langit walaupun ketidakmungkinannya 90% ingatlah bahwa masih ada 10%nya lagi karena tidak ada yang tidak mungkin. Dunia pasti menawarkan banyak sekali kesempatan maka dari itu ambillah kesempatan yang sesuai dengan bidang sebelum anda menyesal. Tanamkan bahwa anda adalah pribadi yang tidak mudah ditekan, that you are bulletproof. Walaupun anda kecil dan sering diremehkan namun andalah yang akan membawa dampak besar ditengah dunia ini!